Kamis, 11 November 2010

Kunir putih (Curcuma alba L)



KLASIFIKASI

Kunir putih disebut Curcuma alba L.atau Curcuma mangga Val. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah temu mangga atau temu putih, di yogyakarta disebut kunir putih yang berbeda dengan kunyit putih ( Kaemferia rotunda L ) yang biasa disebut temu gombyok.

SIFAT KIMIAWI

Tumbuhan ini kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain : - rimpang dan daun : curcumin, saponin dan polifenol. - daun : polifenol.

EFEK FARMAKOLOGIS

Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat ; Menghentikan pendarahan, anti inflamasi dan menambah nafsu makan dan anti neoplastik ( merusak pembentukan ribosom pada sel kanker )

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN

Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan rimpang dan daun.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA

Berdasarkan beberapa literatur yang mencatat pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :

1. Mengecilkan rahim.

Rimpang segar 100 g dicuci, diperas, saring. Hasil saringan minum sekaligus. Saran penggunaan kapsul sehari 3x3 kapsul, minum banyak air.

2. Menambah nafsu makan.

Rimpang 25 gram ditumbuk, tambah air 2 gls, saring, minum sebanyak 2 X. Saran penggunaan kapsul sehari 3 kali 2 kapsul, minum banyak air.

3. Menghambat pertumbuhan sel kanker.

Minum ½ sendok teh serbuk kunir putih, sehari 3 kali. Saran penggunaan kapsul sehari 3 x 3 kapsul, minum banyak air. Untuk pencegahan kanker saran penggunaan kapsul sehari 3 x 1 kapsul, minum banyak air.

4. Sakit maag, nyeri lambung.

Minum ½ sendok serbuk kunir putih sebelum makan, 3 x sehari Saran penggunaan kapsul sehari 3 kali 2 kapsul, minum banyak air

5. Bersama dengan pegagan dan daun sendok kunir putih sangat efektif untuk mengatasi sinusitis.

CARA BUDIDAYA

Perbanyak tanaman menggunakan rimpang. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar. Tanaman ini menghendaki tempat yang teduh.

DAFTAR PUSTAKA

1. Inventaris Tanaman Obat, Dra. Sri Sugati Syamsuhidayat, Dr. Johnny Ria Hutapea, Departemen Kesehatan, Jakarta 1991, Jilid II, halaman 165.

2. Petunjuk Tanaman Berkhasiat Obat Tradisional Indonesia – J. Kloppenburg – Versteegh dkk, Penerbit CD R.S. Bethesda dan Andi Offset, Yogyakarta, 1995, jilid 1, halaman 173.

3. Selebaran Ibu Bambang berdasarkan penelitian PAU – UGM (belum selesai).

4. Selebaran pengalaman dr. Eko Wahyuni – UGM.

5. Medicinal Herbs in Indonesia, PT. Eisei Indonesia, Jakarta 1995, nomor tanaman 2066.

6. Literatur Karyasari.

salam sehat
telp: 021-7456129-98213942
www.familyherba.com
www.kuramping.com.online
fb: prapti utami
twiter:@prapti_utami
email: sekarutamitoga@yahoo.com
pin:20C47426

3 komentar:

Poskan Komentar